Apakah Bedrest Total Dan Pola Makan Berpengaruh Terhadap Keberhasilan Bayi Tabung?

Apakah bedrest total dan menjaga pola makan berpengaruh terhadap keberhasilan program bayi tabung? Itulah beberapa pertanyaan yang sering hinggap kepikiran pasangan yang hendak atau sedang menjalani program bayi tabung.
Berikut kami akan rangkum apakah menjaga pola makan dan bedrest total berpengaruh terhadap keberhasilan program bayi tabung:
Menjaga pola makan sangat dianjurkan, bahkan sebaiknya satu atau tiga bulan sebelum program bayi tabung, sebaiknya pasangan suami istri menjaga pola makannya. Selain itu juga sebaiknya baik istri maupun suami juga perlu mengurangi atau menghentikan kebiasaan yang tidak baik ketika hendak mengikuti program bayi tabung, seperti: berhenti merokok, meminum – minuman yang mengandung alkohol, memakai celana dalam yang ketat (bagi laki-laki), menghindari tidur terlalu larut malam, dst. Baca Juga: Hal Yang Perlu Dipersiapkan Pada Program Bayi Tabung

Sedangkan untuk urusan bedrest setelah Embrio Transfer (ET), banyak yang berpendapat bahwa kita diharuskan untuk bedrest total di tempat tidur sampai menunggu hasil (rapot) apakah berhasil atau tidak. Padahal faktanya tidak demikian. Kita tetap bisa melakukan aktifitas ringan seperti keseharian kita. Tapi, ingat bukan berarti Anda bebas melakukan segala aktifitas seperti biasanya, karena pada prinsipnya boleh melakukan aktifitas (ringan) dan jangan sampai capek.

Adapun alasan mengapa kita jangan bedrest total sampai menunggu hasil rapor adalah karena jika terlalu lama berbaring di tempat tidur peredaran darah tidak lancar. Padahal embrio yang masuk ke tubuh kita mencari area yang peredaran darahnya lancar. Baca Juga: Ternyata Bedrest Setelah Embrio Transfer Berpengaruh Negatif Terhadap Keberhasilan Program Bayi Tabung!

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Apakah Bedrest Total Dan Pola Makan Berpengaruh Terhadap Keberhasilan Bayi Tabung?"